Sebagai Tertinggi di Dunia, Sensasi Menantang Adrenalin di Hotel Tebing Purwakarta









===================
Next Article
Sebagai Tertinggi di Dunia, Sensasi Menantang Adrenalin di Hotel Tebing Purwakarta
Seorang pemandu akan berulang kali mencoba meyakinkan Anda untuk tidak terlalu khawatir dengan anak tangga yang Anda daki, kecuali jika Anda berhasil menyembunyikan wajah cemas Anda saat menatap tebing setinggi 500 Meter di bawah kaki Anda.
Ya, Anda sedang menuju Hotel Tebing Purwakarta yang telah dinobatkan sebagai hotel tertinggi dunia mengalahkan skylodge di Peru yang memiliki ketinggian 400 meter. Kaki yang tidak henti-hentinya bergetar akan selalu menemani setiap pengunjung hotel yang belum dapat menenangkan diri.
Ternyata ujian belum selesai disitu, masih ada Tyrolean yang menanti setelah satu jam Anda habiskan ketika memanjat tebing tadi. Anda harus melewatinya dengan melayang secara horizontal menempuh jarak sejauh 100 untuk sampai ke kamar hotel seperti Flying Fox. Tapi Anda tidak perlu khawatir sebab semua fasilitas yang tersedia telah dilengkapi dengan tali pengaman yang selalu terpasang.
Kamar hotel yang ada merupakan sebuah kapsul hotel transparan seberat 2 ton yang ditambatkan pada sling cable yang mampu menahan beban hingga 20 ton. Kapsul ini terbuat dari polikarbonat anti peluru yang kuat.
Didalamnya Anda akan mendapati suasana yang mirip dengan hotel biasa dengan disediakannya makanan instan yang dapat dipanaskan dengan microwace yang juga sudah disediakan oleh pihak pengelola hotel.
Untuk masalah penerangan dan keperluan elektrik lainnya, telah disuplai melalui kabel PLN yang diteruskan hingga mencapai kamar hotel. Juga terdapat toilet beserta septic tank yang digunakan untuk deposit kotoran pengunjung sehingga kotoran tidak langsung jatuh kebawah dan tetap ramah lingkungan.
Keberadaan hotel ini selain untuk tujuan pariwisata juga bertujuan untuk menyelamatkan bebatuan Gunung Parang yang rusak akibat kegiatan tambang. Hotel ini diprakarsai oleh Dhanni Daelami dan kawan-kawan dengan dukungan dari Bupati Purwakarta yakni Dedi Mulyadi.
Proyek ini berhasil diselesaikan hanya dalam satu bulan dengan total biaya investasi yang dihabiskan mencapai 250 juta. Rencananya 9 kapsul hotel akan ditambahkan berikut fasilitas penunjangnya seperti kereta gantung atau lift yang disediakan untuk pengujung yang tidak menghendaki untuk memanjat tebing.
Setelah pemandu seles
ai mengantarkan Anda ke kamar hotel, selanjutnya Anda akan berada disana dengan ditinggali sebuah handy talkie untuk tetap berkomunikasi dengan pemandu yang berada di bawah. Dari kamar hotel yang transparan Anda akan mudah untuk menikmati lanskap hijau Purwakarta serta Waduk Jatiluhur dengan diwarnai sejumlah gunung batu yang ada disana.
Menginap di kapsul hotel ini bisa dibiang sebuah prestige tersendiri bagi sebagian pengunjung yang berhasil mengalahkan rasa takutnya pada ketinggian. Apalagi mengingat biaya menginap yang tidak murah yakni 5 juta rupiah per kamar/ malam.
Bagaimanapun juga, its an accomplishment!
KEREN...
ReplyDelete