Inilah 5 Hotel Megah yang Kini Kondisinya Terbengkalai

=============================
Next Article
Inilah 5 Hotel Megah yang Kini Kondisinya Terbengkalai
Banyak sekali hotel didirikan dengan usaha dan investasi yang besar dari para stake holdernya. Upaya tersebut tentu bertujuan untuk mendapatkan sebuah bangunan megah yang nantinya akan memiliki usia pakai yang cukup lama setidaknya hingga para investor mendapatkan break event point alias balik modal.
Namun yang namanya force major seperti bencana alam atau kejadian tak terduga lain semisal perang tentu tidak dapat diduga. Bukannya profit yang didapat justru malah bangunan megah yang terbengkalai akibat ditinggalkan pengelolanya.
Tragedi-tragedi mengenai hotel-hotel megah yang terbengkalai terkedang menyisakan keprihatinan bagi setiap orang yang mengetahui kisah dibaliknya. Akan tetapi dibalik itu semua terdapat banyak pelajaran tak ternilai yang bisa dipetik untuk telaah kedepannya.
Dilansir dari This is Insider, berikut ini kami sajikan daftar hotel-hotel megah yang tidak lagi beroperasi dan ditinggalkan oleh pengunjung dan pengelolanya serta kisah pilu dibalik itu semua.
1. Hotel Lorraine Ilahi
Hotel yang telah berusia 12 abad lebih ini memiliki sejarah yang panjang sebelum akhirnya ditinggalkan oleh penghuninya. Hotel Lorraine Ilahi diakuisisi oleh sebuah organisasi keagamaan yang menjuluki dirinya “Gerakan Misa Perdamaian Internasional” yang mereka beli pada tahun1948 untuk menjadi tempat tinggal, jamuan sekaligus sebagai tempat ibadah yang murah untuk para pengikut setia ajarannya.
Pemujaan yang dilakukan oleh sekte ini berfokus pada harmoni rasial atau rasis, hotel ini menjadi hotel rasis pertama di Amerika Serikut, namun pada akhirnya ditinggalkan dan tidak lagi beroperasi sejak tahun 1999.
2. Ryugyong Hotel, Korea Utara
Bangunan ini dijuluki sebagai bangunan terburuk sepanjang masa oleh sebuah media cetak internasional yang membahas tentang arsitektur. Dengan 105 lantai dan desainnya yang unik, yaitu membentuk seperti segitiga piramida.
Hotel Ryugyong yang berlokasi di Ibukota Korea Utara ini menjadi sebuah bangunan berkonstruksi masif yang belum selesai pembuatannya setelah beberapa beberapa dekade pembuatannya hingga kini. Pembangunan konstruksinya dimulai sejak tahun 1989 yang rencana awalnya akan digunakan sebagai pusat hiburan seperti kasino juga klub malam.
3. Polissya Hotel, Ukraina
Kota Pripyat telah menjadi kota mati sejak ditinggalkan oleh penduduknya karena sebuah tragedi yang menimpa kota ini. Kejadian tersebut terjadi pada 26 April 1986 dimana sebuah ledakan nuklir dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl yang tidak hanya meluluh lantakkan kehidupan di kota tersebut namun juga melepaskan radioaktif yang efeknya10 kali lebih besar daripada efek bom nuklir yang terjadi di Pulau Hiroshima.
Karena ssebab itulah kini Hotel Polissya tidak lagi beroperasi dan nampak sunyi serta menyeramkan karena telah lama terbengkalai. Padahal dulunya hotel ini merupakan salah satu dari jajaran hotel tertinggi didunia. Hotel ini sempat tampil pada salah satu plot scene sebuah game bertajuk “Call of Duty 4: Modern Warfare”.
4. Hotel Belvedere, Kroasia
Hotel Belvedere yang indah telah lama hancur setelah pengepungan Dubrovnik pada Perang Kemerdekaan yang terjadi di tahun 1991 dan sejak saat itu hotel ini dibiarkan terbengkalai.
Nama hotel ini mulai terangkat sejak salah satu bagian dari hotel ini dijadikan sebuah setting latar pada Game of Thrones yakni digunakan sebagai tempat pertempuran antara Oberyn dan The Mountain.
Tersiar sebuah kabar baik bahwa seorang hartawan Rusia telah membeli hotel tersebut dan memiliki rencana untuk memugarnya.
5. Prora, Jerman
Prora sebuah hotel yang memiliki keunikan dibandingkan hotel lainnya di dunia disebabkan karena hotel ini memiliki panjang yang apabila diukur dapat mencapai tiga mil.
Hotel ini berdiri di Pulau Rugen, Laut Baltik. Hotel tersebut sengaja dibangun untuk para anggota Gestapo dan juga pekerja asli Jerman yang ingin berlibur. Hotel ini dibangun pada tahu 1936, yaitu tiga tahun sebelum Hitler mulai menginvasi Polandia.
Proyek Prora terpaksa harus berhenti karena Perang Dunia II pada tahun 1939-1945 yang menjadi alasan mengapa hotel ini ditinggalkan dan dibiarkan terbengkalai.





No comments